Tubing Sungai Bohorok berarti berjalan ke arah hulu di tepi sungai, lalu hanyut kembali ke desa di atas ban dalam besar yang dikemudikan guide lokal. Satu catatan perjalanan tahun 2025 menyebut jalan kaki hampir 2,5 km dan sekitar setengah jam di air. Lakukan hanya bersama guide, dengan pelampung untuk semua orang, saat air jernih dan normal.
Fakta singkat
- Alur yang umum: dalam catatan perjalanan TelusuRI (Oktober 2025), satu keluarga (dua dewasa, dua anak) berjalan hampir 2,5 km ke hulu sampai Batu Gajah, titik awal paling hulu, lalu hanyut pulang hampir setengah jam. Warga yang menyewakan ban menyebut jalan kakinya biasanya 30 menit; karena sering berhenti, mereka butuh hampir satu jam.
- Perlengkapan: ban dalam bekas truk yang dirakit guide di titik awal; dalam cerita itu ada dua guide untuk satu keluarga dan semua memakai life jacket.
- Pelampung tidak selalu otomatis: Kompas memberitakan pada Agustus 2020 bahwa peserta tubing tidak diberi jaket pelampung, sedangkan peserta arung jeram diberi pelampung dan helm.
- Kecelakaan fatal: pada Juni 2018 dua wisatawan tenggelam setelah ban terbalik di atas lubuk yang dalam; korban kedua tenggelam saat mencoba menolong (Antara Sumut, 24 Juni 2018).
- Arus: arus sungai bisa sangat kuat, terutama setelah hujan deras (Wikipedia), dan TelusuRI mencatat di pengujung tahun arusnya bisa jauh lebih deras karena memasuki musim hujan.
Halaman ini bagian dari panduan wisata Bukit Lawang. Wikivoyage menyebut tubing sebagai kegiatan yang populer di sini; tubing juga salah satu kegiatan yang akibatnya bisa serius kalau salah memilih hari, jadi halaman ini mendahulukan keselamatan.
Bagaimana alur tubing?
- Temui guide malam sebelumnya atau pagi hari, lihat kondisi sungai bersama, lalu sepakati rute, harga, dan perlengkapan keselamatan.
- Jalan kaki ke arah hulu lewat jalur tepi sungai. Keluarga dalam cerita TelusuRI sempat berenang dan membasuh muka di air terjun kecil sepanjang jalan.
- Bersiap di titik awal. Guide merakit ban dan memastikan setiap pelampung terpasang rapat.
- Hanyut ke hilir. Bagian tenang berselang dengan jeram di antara batu-batu besar; guide mengemudikan arah dan memberi aba-aba saat ada batu.
- Naik ke darat di dekat desa, di titik yang dipilih guide.
Wikivoyage mencatat ban juga bisa disewa di kios-kios desa, dan mengingatkan agar berhati-hati karena arusnya kuat. Saran kami: jangan turun tanpa orang yang tahu kondisi sungai hari itu, terutama jika ini pengalaman pertama Anda.

Amankah tubing di Sungai Bohorok?
Tidak ada statistik resmi kecelakaan tubing di sini, jadi kami hanya bisa merujuk pada yang pernah diberitakan. Banyak pengunjung menikmatinya tanpa masalah saat debit air normal dan guide memegang kendali. Namun kecelakaan 2018 terjadi dalam kegiatan tubing biasa, dan pada 2020 Kompas mendapati peserta tubing tidak rutin diberi pelampung. Kode Keselamatan American Whitewater (revisi 2024) tegas: selalu pakai pelampung, karena rompi pelampung yang pas membantu menjaga kepala tetap di atas air. Minta satu untuk setiap orang, dengan ukuran yang pas, dan jangan berangkat kalau tidak tersedia.
Bagaimana tahu hari itu bukan hari untuk tubing?
Hujan di hulu bisa menaikkan Sungai Bohorok dengan cepat, dan American Whitewater mencatat kenaikan kecil di alur yang lebar akan berlipat di bagian sungai yang menyempit. Pada November 2020, banjir bandang tengah malam menaikkan air Sungai Landak di Bahorok sekitar 5 meter (Liputan6). Lewatkan tubing hari itu jika Anda melihat:
- air cokelat atau keruh, bukan jernih
- sungai lebih tinggi, lebih deras, atau lebih bergemuruh dibanding kemarin
- ranting atau sampah hanyut
- hujan deras semalam atau di perbukitan arah hulu, atau BMKG memperkirakan hujan pada siang–sore
- guide terlihat ragu, atau menawarkan ban tanpa pelampung
Untuk bulan-bulan hujan dan pengaruhnya pada rencana, baca panduan cuaca dan waktu terbaik ke Bukit Lawang.
Apa yang harus dilakukan jika terjatuh?
Ikuti aba-aba guide lebih dulu. Kode Keselamatan American Whitewater menyarankan:
- Mengapung telentang dengan kaki di atas dan mengarah ke hilir, pakai kaki untuk menolak batu.
- Jangan mencoba berdiri di arus deras. Kaki yang terjepit di antara batu bisa menahan Anda di bawah air; berdirilah hanya di air yang tenang atau yang dalamnya di bawah lutut.
- Tetap di sisi hulu ban, supaya tidak terjepit di antara ban dan batu.
Apa yang dicek sebelum membayar?
Harga berbeda-beda menurut penyedia dan musim, jadi kami tidak mencantumkan angka. Tanyakan saja:
- Berapa guide yang ikut, dan berapa ban yang dikendalikan tiap guide?
- Apakah ada pelampung yang pas untuk setiap orang, termasuk anak-anak?
- Di mana titik mulai dan selesai, dan apakah jalan ke hulu sudah termasuk?
- Apakah ada kantong kedap air untuk ponsel dan uang?
- Bagaimana kalau sungai terlalu tinggi di hari itu; bisakah dijadwal ulang?
Pakai baju renang atau pakaian cepat kering, kaus untuk melindungi dari matahari dan goresan, serta sandal bertali (sandal jepit mudah lepas). Jangan minum alkohol sebelum atau selama tubing.
Siapa yang sebaiknya tidak ikut?
Saran kami: tubing cocok untuk orang dewasa dan anak yang lebih besar yang sudah nyaman di air. Yang tidak bisa berenang, anak kecil, ibu hamil, dan siapa pun dengan masalah punggung atau jantung sebaiknya menimbang baik-baik, atau cukup berenang di bagian tepi yang tenang. Jika membawa anak, sampaikan usia mereka ke guide sejak awal dan tempatkan mereka satu ban dengan orang dewasa.
Setelah tubing: mandi air hangat dekat sungai
Jalur tepi sungai menuju titik awal juga melewati air terjun kecil, yang kami bahas di panduan air terjun Bukit Lawang. Sesudahnya, mandi air hangat sangat membantu: kamar mandi Rindu Alam Hotel dilengkapi pemanas air, dan Superior Room, Deluxe Room, serta Family Suite menghadap taman dan sungai. Per September 2026, harga mulai Rp500.000 per malam untuk Standard Room (tanpa sarapan). Cek ketersediaan di halaman kamar, dan gunakan tombol WhatsApp di halaman ini untuk bertanya kepada tim kami.
Sumber
- TelusuRI — Menguji Adrenalin di Sungai Bahorok Bukit Lawang (22 Oktober 2025)
- Kompas.com — Wisata Bukit Lawang Sumut (12 Agustus 2020)
- Antara Sumut — berita dua wisatawan tenggelam saat tubing di Bukit Lawang (24 Juni 2018)
- Wikipedia — Bukit Lawang
- Wikivoyage — Gunung Leuser National Park
- Liputan6 — Banjir bandang di lokasi wisata Sungai Landak, Bahorok (18 November 2020)
- American Whitewater — Safety Code (revisi 2024)
- BMKG — prakiraan cuaca









